BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Senin, 12 Maret 2012

Jember Fashion Carnaval yang Mendunia

Jember Fashion Carnaval yang Mendunia

antarajatim.com 
 
Ada yang beda dengan kota Jember pada Minggu 24 Juli 2011. Ribuan orang tumplek-blek di sepanjang jalan yang menjadi runway karnaval sepanjang 3,6 km. Mereka berdesakan mulai dari alun-alun kota Jember sampai GOR Kaliwates untuk menyaksikan Jember Fashion Carnaval X.

Karnaval yang telah memasuki satu dekade ini disebut-sebut sebagai salah satu karnaval terheboh di dunia. Masyarakat di Jember mengatakan ini adalah tontonan rakyat jelata tapi berkelas internasional.
Wajar apabila acara akbar ini tidak hanya disaksikan warga Jember, bahkan ada pula masyarakat yang datang dari Lumajang, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Bali, Madura, Surabaya hingga Jakarta.
Beberapa pejabat, politisi, dan tokoh masyarakat hadir dalam JFC itu antara lain Akbar Tandjung beserta istri Nina Tandjung, Bupati Halmahera Barat Namto Hui Roba, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, dan sejumlah pejabat Pemerintah provinsi (Pemprov) Jatim.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung, mengaku takjub dengan busana yang dirancang sendiri oleh ratusan peserta JFC dari berbagai macam defile. "Luar biasa penampilan ratusan peserta JFC dari Royal Kingdom hingga Butterfly, semua busananya cukup unik dan spektakuler, sehingga membuat penonton terpesona," tuturnya.
Mantan Ketua DPR RI itu berharap Jember Fashion Carnival terus mengembangkan insipirasi dan kreativitas yang lebih baik, sehingga menginspirasi kabupaten/kota di Indonesia untuk menciptakan karya terbaik demi bangsa dan negara.
Jember Fashion Carnaval telah mengharumkan nama Kabupaten Jember di kancah nasional dan Internasional. Melalui media asing yang melakukan peliputan JFC X, otomatis nama Jember pun dikenal di dunia internasional.

Kemeriahan dan keindahan serta kemegahan busana yang ditampilkan dalam acara yang mengangkat tema “Eyes On Triumph” ini menarik minat ribuan wartawan media, baik dari dalam maupun luar negeri, seperti Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa. Tercatat sekitar 1.098 fotografer dari media nasional maupun internasional hadir meliput even ini.

Perwakilan pemuda ASEAN yang tergabung dalam komunitas "Asean Youth Expedition" juga singgah di Kabupaten Jember untuk menyaksikan karnaval busana ini.

Selain diikuti para model yang biasa berlenggak-lenggok di cat walk terpanjang di dunia itu, Jember Fashion Carnaval X ini juga diikuti anggota TNI sebagai pasukan pembuka defile. Mereka memakai baju merah hitam dipadu warna kuning emas dan putih, hampir mirip dengan pasukan penjaga istana yang ada di Inggris.

Presiden JFC, Dynand Fariz, yang pernah meraih International Awards sebagai Runner up I kategori Best National Costume dalam Ajang Men Hunt International 2011 di Taiwan, dan The Winners dalam Ajang Mister International 2011 di Jakarta serta di Mister Universe Model Peagent 2011 di Dominika, juga tampil di JFC ini.

Dynand Fariz mengatakan, JFC X menampilkan sekitar 700 peserta defile terbaik dari JFC I hingga JFC IX dengan tema utama "Eyes On Triumph" dengan 10 defile terbaik selama 10 tahun sejak digelarnya karnaval busana yang spektakuler di Jember.

"Sebanyak 10 defile itu terdiri atas defile Royal Kingdom, Punk, India, Athena, Tsunami, Bali, Borneo, Roots, Animal Plant, dan Butterfly," papar peraih "Kick Andy Heroes Award" itu.
"Selalu ada penampilan yang unik dan spektakuler dalam even JFC tiap tahun, sehingga kreativitas anak-anak bangsa yang merancang dan membuat sendiri kostum yang ditampilkan membuat ribuan penonton terpukau dan terhipnotis atas karya terbaik peserta JFC," ujarnya.
Rencananya JFC juga akan menggelar Indoor Concert di Istora Senayan Jakarta pada 30-31 Desember 2011

by INTAN R.C

Tidak ada komentar:

Posting Komentar